Adhi Alami Penurunan, Waskita Cemerlang


JAKARTA - PT Adhi Karya mencatatakan pendapatan usaha Rp 8,65 triliun. Ini artinya turun 11,73 persen sepanjang 2014 dibanding posisi pendapatan di 2013, sebesara Rp 9,80 persen. Perusahaan kontraktor pelat merah ini mencatat laba bersih per saham menjadi Rp 171,91 per lembar saham, dari posisi sebesar Rp 225,38 per saham di 2013.


Laba sebelum pajak perseroan juga turun sebesar 16,77 persen ke Rp 594,55 miliar di 2014, dari posisi sebesar Rp 714,36 miliar di 2013.


Pada Rabu (25/2), Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan, pendapatan perseroan yang turun berdampak pada laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 324,07 miliar di tahun lalu, atau turun 20,17 persen, dari posisi laba Rp 405,98 miliar di 2013.


Adapun laba usaha perseroan menjadi Rp 738,27 miliar di tahun lalu, atau turun 10,26 persen dari posisi sebesar Rp 822,70 miliar di 2013. Beban pokok pendapatan perseroan menjadi Rp7,65 triliun di 2014, atau turun 11,15 persen dari posisi sebesar Rp8,61 triliun. Tingkat liabilitas perseroan menjadi Rp8,71 triliun, atau naik 6,60 persen dari posisi liabilitas sebesar Rp8,17 triliun di 2013. Ekuitas perseroan jadi Rp1,75 triliun di tahun lalu, atau naik 12,90 persen dari posisi Rp1,55 triliun di 2013.


Sementara itu, tulis laporan Keterbukaan Infomasi BEI, posisi aset perseroan menjadi Rp10,46 triliun di 2014, atau naik 7,59 persen dari posisi Rp 9,72 triliun di 2013. Emiten ini membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang periode 2014 dibandingkan dengan laba bersih pada tahun sebelumnya.


Sementara laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, pada Rabu (25/2), menyebutkan pendapatan usaha Adhi merosot menjadi Rp 8,6 triliun pada 2014 dari sebelumnya Rp 9,7 triliun. Adapun laba kotor Adhi merosot menjadi Rp 998,2 miliar dibanding setahun sebelumnya sebesar Rp 1,19 triliun. Laba kotor setelah ventura bersama konstruksi juga turun menjadi Rp 1,01 triliun dari sebelumnya Rp 1,24 triliun.


BUMN karya lain, PT Waskita pun merilis hasil kinerjanya sepanjang 2014, pada laporan keterbukaan informasi BEI. Di mana, pencapain cermerlang diraih Waskita. Kalau tahun lalu perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 501,53 miliar, tahun ini naik 36,26 persen dari perolehan 2013 senilai Rp 368,05 miliar.


Hal ini pun, mendorong laba bersih per saham perseroan menjadi Rp 51,90 per saham di tahun lalu, dari posisi sebesar Rp38,20 per saham di 2013. Tercatat, Waskita membukukan pendapatan usaha naik 6,19 persen menjadi Rp 10,28 triliun, sepanjang 2014, dari posisi pendapatan usaha sebesar Rp 9,68 triliun pada 2013. (ers)




sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.