AirAsia Terapkan PSC on Ticket


AIRASIA Indonesia mulai kemarin (25/2) menerapkan penggabungan tarif pajak bandara atau Passenger Service Charge (PSC) ke dalam tiket penerbangan. PSC on ticket ini berlaku untuk rute domestik maupun internasional. Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia No. KP 12 Tahun 2015.


Adapun penggabungan PSC ke dalam tiket penerbangan berlaku untuk penerbangan mulai 1 Maret 2015 dan seterusnya. ”Bagi pelanggan yang telah membeli tiket penerbangan sebelum tanggal 25 Februari 2015 dan akan melakukan perjalanan pada atau setelah tanggal 1 Maret 2015, maka biaya PSC dapat dibayarkan sebelum keberangkatan di bandara,” kata Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko dalam keterangan resminya, kemarin.


Selain itu, pelanggan juga dapat membayar PSC melalui saluran pembayaran yang tersedia: www.airasia.com (menggunakan fitur Atur Pembelian Saya), kantor penjualan AirAsia, call center 24 jam di nomor 0804 1333 333 dan gerai Indomaret di Indonesia. Kementerian Perhubungan memang mewajibkan seluruh maskapai menerapkan PSC on ticket. Dengan demikian, penumpang tidak perlu repot antri di loket bandara untuk membayar airport tax. Sistem ini sebenarnya telah lama diterapkan di seluruh dunia.


Selanjutnya, dalam rangka peningkatan layanan dan penertiban di area bandara, Kementerian Perhubungan juga melarang adanya loket penjualan tiket di bandara. Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan nomor HK.209/ I/16PHB.2014 tentang Peningkatan Pelayanan Publik di Bandar Udara Seluruh Indonesia.


Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, maskapai plat merah ini akan menutup loket penjualan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng dan Bandara Internasional Kuala Namu Medan terhitung mulai 1 Maret 2015.


Lokasi loket penjualan tiket Garuda Indonesia di kedua bandar udara tersebut akan dialihfungsikan menjadi customer service counter untuk melayani kebutuhan penumpang, antara lain proses fare adjustment, perubahan rute (reroute), pengembalian dan pembatalan (refund and cancellation), penyesuaian jadwal penerbangan (reschedule), serta layanan informasi dan aduan.


”Kami menghimbau para pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan dengan Garuda Indonesia agar telah lebih dulu memiliki tiket penerbangan sebelum datang ke bandara,” kata Pujo.


Tiket dapat diperoleh di antaranya melalui sistem daring (online) pada www.garuda- indonesia. com, Call Center Garuda Indonesia 24 jam pada nomor 021 2351 9999 atau 0804 1 807 807, kantor penjualan Garuda Indonesia atau melalui agen perjalanan. Namun demikian, untuk mengakomodasi para pengguna jasa yang belum memiliki tiket, Garuda Indonesia akan menyediakan telephone centre dan beberapa perangkat komputer di Customer Service Counter Garuda Indonesia di kedua bandara udara tersebut untuk membantu penumpang yang hendak melakuksan proses reservasi dan pembukuan tiket. (dri)




sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.