Sembilan Tersangka Pelaku Tindak Pidana Perpajakan Jadi DPO


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sembilan orang tersangka pelaku tindak pidana perpajakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Hal itu kata Pejabat Pengganti Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, Wahju K Tumakaka.


“Sembilan orang ini disangkakan melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. antara lain menyampaikan Surat Pemberitahuan dan atau keterangan yang isinya tidak benar, dan menerbitkan dan atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya,” ujar Wahju Dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Senin (23/2/2015).


Dijelaskan tindakan sembilan orang tersebut merupakan pelanggaran atas Pasal 39 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.


Adapun identitas para tersangka tersebut adalah sebagai berikut:


1. DOMINGGUS MASPAITELLA tanggal DPO 2 Juni 2010



2. GUNAWAN HADISURYA tanggal DPO 14 Oktober 2011



3. IRVAN PRATAMA HADISURYA tanggal DPO 14 Oktober 2011



4. BUSRO alias BUSTOMI alias BUSRA RIDWAN tanggal DPO 17 Mei 2013



5. DARWIS EFENDI alias AWIS alias ROBY tanggal DPO 16 April 2014



6. MARTINUS MASSORA alias MUHAMMAD RIDWAN alias HASAN alias GUSTIAN alias TINO PRAWIRA tanggal DPO 9 Juni 2014



7. MAHFUDH, S.E tanggal DPO 14 Juli 2014



8. MUHAMMAD KHADAFI tanggal DPO 18 November 2014



9. H. NANA NAHWANA alias HAJI NANA tanggal DPO 12 Januari 2015



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.