Setoran Pajak dari UKM Masih Minim


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Setoran pajak wilayah DIY dari sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) ternyata masih terbilang minim. Dari sekitar 84.019 wajib pajak di sector tersebut, baru sekitar 20 persennya saja yang sudah konsisten membayar pajak.


Data yang dimiliki Kantor Wilayah DIrektorat jenderal Pajak (Ditjen Pajak) DIY, dari total wajib pajak di lingkungan UKM, hanya 18.153 wajib pajak saja yang sudah membayarkan kewajiban pajaknya sejak periode 2012-2014.


Sementara sisanya, sekitar 65.866 wajib pajak UKM tak juga menunaikan kewajibannya itu pada negara.


Kepala Kanwil Ditjen Pajak DIY, Rudy Gunawan, menyebutkan bahwa sektor UKM di satu sisi menjadi penyumbang pajak tertinggi di DIY. Namun, di sisi lain banyak UKM di DIY yang belum membayar pajak sesuai ketentuan.


“Kemungkinan itu terjadi karena mereka lupa. Kami akan melakukan sosialisasi agar mereka membayar pajak,” kata Rudi, Senin (23/2/2015).


Disebutkannya, 50% pajak yang diterima di DIY pada 2014 lalu sebenarnya justru berasal dari kalangan UKM. Masih rendahnya jumlah wajib pajak dari kalnagn UKM yang membayarkan kewajibannya tentu sangat disayangkan. Mengingat, sektor tersebut menjadi potensi yang bagus untuk menghimpun penerimaan pajak lebih besar.


Adapun penerimaan pajak DIY selama 2014 kemarin mencapai Rp 3,08 triliun. Angka ini masih sedikit kurang dari target yang ditentukan sebesar Rp3,4 triliun. Sementara, pada tahun ini ditargetkan nilai penerimaan pajak mencapai Rp 4,5 triliun.


Pihaknya mengimbau masyarakat bersukarela membayar pajak sesuai ketentuan dan berupaya lebih keras agar semakin banyak pelaku UKM yang membayarkan pajaknya.


“Kalau ditambah 50 persen atau 20.000 UKM saja tahun ini, penerimaan pajak bisa naik,” katanya. (tribunjogja.com)



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.