Tahun Depan, Ditjen Pajak Jadi Badan Penerimaan Pajak?



dok.timlo.net/andik penowo

dok.timlo.net/andik penowo



Suasana pelayanan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP)



Timlo.net – Pemerintah berencana memisahkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dengan Kementerian Keuangan pada awal tahun depan. Dengan begitu, Ditjen Pajak berubah nama menjadi Badan Penerimaan Pajak (BPP).


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnandi, mengatakan perubahan lembaga harus melalui proses revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan (UU KUP) terlebih dulu. Untuk sementara, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) mengatur kelembagaan Ditjen Pajak.


“Pembahasan perlu waktu setidaknya butuh waktu setahun,” ujar dia, ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (17/2).


Menurut Yuddy Chrisnandi, lembaga pajak sangat penting lantaran penerimaan negara dari sektor pajak dipatok sangat tinggi. Untuk itu, lembaga pajak membutuhkan fleksibilitas seperti penambahan pegawai baru, pemasangan sistem IT dan tiga jabatan baru setara deputi.


“Sementara sekarang masih di Kemenkeu, ke depan mengingat pajak instrumen fiskal yang penting (jadi dipisah),” kata dia.


Yuddy Chrisnandi menambahkan, pemerintah saat ini masih mempersiapkan payung hukum terkait kelembagaan pajak. Dengan begitu, kata dia, pada tahun depan, Ditjen Pajak menjadi badan baru di luar Kementerian Keuangan.


“Bergantung kesiapan payung hukumnya, usulan departemen keuangan perkiraannya mengharapkan kurang lebih setahun. Misal awal 2016 sudah jadi badan, tapi tidak bisa diputuskan sepihak. Mesti ada pembahasan DPR, mesti ada payung hukumnya,” pungkas dia. [bim]


Sumber : merdeka.com




Editor : Andi Penowo








sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.