Target Penerimaan Pajak Rp400 Triliun, Indef: Pertegas Kebijakan

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah telah menetapkan penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN P) tahun ini sebanyak Rp1.439 triliun. Hal ini membuat pemerintah terus berupaya untuk merealisasi penerimaan pajak yang naik Rp400 triliun dari APBN P sebelumnya.

Peneliti senior I‎nstitute for Development of Economic and Finance (Indef) Aviliani mengungkapkan, pemerintah harus pertegas kebijakan seperti memberikan punishment terhadap pengemplang pajak. Hal ini dilakukan agar pemerintah dapat merealisasikan target penerimaan pajak yang ditetapkan dalam APBN P 2015.


“Orang-orang menunggu adanya policy (kebijakan). Mereka harus ditegur dulu baru mau bayar pajak. Kalau mereka sudah sadar dari awal, maka penerimaan pajak kita akan naik,” ujar Aviliani dalam diskusi dwi bulanan di kantor Indef, Jalan Batu Merah No. 45, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2015).


Dia menjelaskan, saat ini para wajib pajak masih menyepelekan kewajibannya dalam membayar pajak. Data menyebutkan, hanya sekitar 50 persen wajib pajak yang membayar pajaknya.


“Jumlah orang kaya di dalam negeri ada 50 juta jiwa, namun yang membayar pajak hanya 25 juta saja,” papar dia.


Hal inilah yang harusnya menjadi perhatian serius oleh pemerintahan Jokowi. Pasalnya, jika dibiarkan terus seperti ini, maka bukan tidak mungkin Indonesia tak akan mampu merealisasikan target penerimaan pajak.


“Pajak yang dikenakan untuk orang kaya saat ini masih kecil. Orang-orang kaya itu akhirnya menaruh dananya di luar negeri, seperti di Singapura. Ini harus digarap oleh pemerintah agar target penerimaan pajak negara bisa naik tajam,” pungkas Aviliani.



WID



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.