Wanted! 9 Orang Ini Dicari Karena Tindak Pidana Pajak

Jakarta -Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan telah meminta Badan Reserse Kriminal Polri untuk memasukkan 9 orang tersangka pelaku tindak pidana perpajakan ke Daftar Pencarian Orang (DPO).

Mengutip siaran tertulis Ditjen Pajak yang diterima Senin (23/2/2015), 9 orang ini diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. Antara lain menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) dan/atau keterangan yang isinya tidak benar, menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.


Para tersangka tersebut adalah:



  1. Dominggus Maispaitella (tanggal DPO 2 Juni 2010).

  2. Gunawan Hadisurya (tanggal DPO 14 Oktober 2011).

  3. Irvan Pratama Hadisurya (tanggal DPO 14 Oktober 2011).

  4. Busro alias Bustomi alias Busra Ridwan (tanggal DPO 17 mei 2013).

  5. Darwin Efensi alias Awis alias Roby (tanggal DPO 16 April 2014)

  6. Martinus Massora lias Muhammad Ridwan alias Hasan alias Gustian alias Tino Prawira (tanggal DPO 9 Juni 2014).

  7. Mahfudh (tanggal DPO 14 juli 2014).

  8. Muhammad Khadafi (tanggal DPO 18 November 2014).

  9. Nana Nahwana alias Haji Nana (tanggal DPO 12 Januari 2015).


“Ditjen Pajak akan melakukan upaya penegakan hukum di bidang perpajakan secara berkesinambungan untuk mengamankan penerimaan negara demi tercapainya pemenuhan pembiayaan negara dalam APBN,” sebut Wahju K Tumakaka, Pejabat Pengganti Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak dalam siaran itu.


(hds/hen)



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.