Belum Apa-Apa, Pajak Tol Sudah Diprotes Pengusaha


JAKARTA – Pemerintah menargetkan menggenjot target penerimaan pajak untuk 2015 ditingkatkan menjadi 40 persen dibandingkan target tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mencapai mencapai target pajak yang naik sekira Rp350 triliun dari realisasi tahun lalu.

Menurut pengamat pajak Parwito, target penerimaan pajak ini mustahil bisa tercapai jika terlalu banyak penolakan dari dunia usaha.

“Misalnya misalnya PPN tol 10 persen, itu belum apa-apa diprotes oleh pengusaha logistik. Sebenarnya jika pajak tol ini dikenakan yang justru kena dampak utamanya adalah konsumen pribadi,” kata dia dalam acara Power Breakfast MNC Business, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Parwito mengungkapkan, harusnya pengusaha logistik tidak perlu khawatir dengan PPN 10 persen terhadap jalan tol tersebut dapat mengganggu usaha mereka. Pasalnya menurut dia PPn ini sebenarnya bisa dikreditkan dan bisa diperhitungkan dengan pemasukan yang dipunya.



Sama halnya dengan pajak properti. Seperti diketahui, pengenaan pajak untuk apartemen di atas Rp2 miliar juga dikaji ulang karena mendapat protes dari dunia usaha properti.

“Harusnya Presiden duduk bersama dengan para pengusaha dan stakeholder untuk mencari jalan keluar. Kalau semua orang nolak dipajakin karena beban, gimana target pajak bisa tercapai,” pungkas dia.


sumber

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.