Dipastikan, Mulai 1 April Masuk Jalan Tol Kena Pajak 10%

Jakarta -Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menilai tanggal 1 April 2015 sebagai waktu atau timing yang tepat untuk pemberlakuan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% terhadap tarif jalan tol. Pertimbangannya ialah saat ini angka inflasi sangat rendah bahkan terjadi deflasi pada Januari dan Februari.

“Kita lihat timing sudah pas. Sekarang harga BBM rendah, kemudian inflasi rendah bahkan ada deflasi,” kata Direktur Peraturan Perpajakan I Irawan pada acara diskusi di kantor pusat Ditjen Pajak, Kamis (5/3/2015).


PPN untuk tol, lanjut Irawan, sejatinya mulai diberlakukan pada 2003. Namun terjadi beberapa kali penundaan sehingga baru terwujud tahun ini.


Irawan menilai, jika PPN ditunda lagi maka momentumnya bisa hilang. Dampaknya adalah target penerimaan PPN bisa tidak tercapai.


“Kalau timing diundur lagi, misalkan September, nanti inflasi tinggi sehingga diundur lagi. Kalau saat itu, harga bahan baku mahal, minyak naik diundur lagi,” tegasnya.


Meski ada indikasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta penundaan pengenaan PPN jalan tol karena pertimbangan inflasi, Ditjen Pajak tetap optimistis tetap diterapkan mulai 1 April nanti.


“Ada berita di media bilang Pak Presiden minta ditunda supaya jangan berpengaruh ke inflasi. Kalau hitungan inflasi rendah, 1 April dilakukan,” ujarnya.


Saat ini, Ditjen Pajak tengah berkoordinasi dengan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu untuk menghitung asumsi inflasi jika ada pungutan PPN untuk tatif tol. Jika hasilnya rendah, maka kebijakan ini akan jalan terus.


Ditjen Pajak, kata Irawan, juga tengah menunggu turunnya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang penetapan tarif baru jalan tol pasca pemberlakuan PPN sebesar 10%.


“Di Kemen PUPR, BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) memang menyebut kalau tarif ditambah 10% angkanya agak ‘keriting’ (tidak bulat). Ada tarif Rp 5.500 kena PPN 10% dia bisa Rp 6.050. Itu harus dibulatkan ke atas dan bawah, perlu Peraturan Menteri PUPR,” jelasnya.


(feb/hds)



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.