Kerahasiaan Jadi Alibi Bos Pajak Membatalkan Pajak Deposito

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal (Ditjen) Pajak, Sigit Priadi Pramudito, mengungkapkan alasan akhirnya pemerintah membatalkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-01/PJ/2015 tentang Penyerahan Bukti Potong Pajak atas Bunga Deposito. Padahal, sebelumnya ditunda penerapannya.
“Bunga deposito memang ada unsur kerahasiaan di situ, makanya kita cabut,” kata Sigit ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).

Dirinya membeberkan, sebenarnya, DJP paham akan sulit menerapkan peraturan tersebut karena bertabrakan dengan Undang-undang perbankan soal data nasbah yang bersifat rahasia. Namun dirinya beralibi ada salah pengertian atau pemahaman (miss understanding) mengapa aturan tersebut tetap diterbitkan.

“Itu dulu ada kesalahan pengertian,” tutur Sigit.

Pada dasarnya, tambah Sigit, Ditjen Pajak (DJP) saat menerbitkan peraturan tersebut bermaksud ingin mengetahui apakah pajak yang di pungut pada nasabah oleh bank disetorkan ke negara. Karena DJP tak memiliki data tersebut, maka pihaknya ingin mencari kebenaran soal pajak yang dipotong sama dengan yang disetor.

“Kita engak punya sarana, yang kita minta sebetulnya ada pelaporan rutin dari bank yang akan melaporkan berapa yang mereka setor tiga bulan ini, kita kaitkan dengan data kita. Sehingga kita bisa mengawasi dengan betul,” pungkasnya.



AHL


sumber

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.