Lunasi Tunggakan Pajak Sebelum 1 Januari 2016 Dapat ‘Hadiah’ dari Ditjen Pajak

Jakarta -Selain memperluas objek pajak seperti pengenaan PPN 10% untuk pengguna jalan tol, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan punya cara lain untuk meningkatkan setoran ke kas negara. Yaitu dengan memberikan ‘hadiah’ bagi Wajib Pajak (WP).

Direktur Peraturan Perpajakan I Ditjen Pajak Irawan menjelaskan, pihaknya melalui Peraturan Menteri Keuangan No 29/2015 akan menghapuskan tagihan bunga.


Selama ini, WP dikenakan sanksi administrasi berupa bunga akibat menunggak setoran pajak. Besaran bunga adalah 2% per bulan. Bunga ini terus berjalan sampai tunggakan pajak dilunasi.


“Sanksi bunga 2% per bulan sampai dia bayar. Kalau 2 tahun nggak bayar, kena bunga 48%. Kita melihat bunga penagihan nggak terbatas, nggak fair. Semakin besar sanksinya, orang jadi susah mau bayar pajak. Nanti bunga lebih besar dari pokok,” jelas Irawan dalam acara diskusi di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Kamis (5/3/2015).


Oleh karena itu, lanjut Irawan, pemerintah memutuskan untuk menghapus bunga dari tunggakan pajak bila WP menyelesaikan kewajibannya sebelum 1 Januari 2016. Tunggakan pajak ini umumnya muncul sebelum Januari 2015.


“WP melunasi utang pajang sebelum 1 Januari 2016, dia diberikan penghapusan sanksi adminstrasi. Diharapkan ada insentif, orang terdorong untuk lunasi utang pajak,” jelasnya.


Ditjen pajak juga akan memberi insentif bagi WP yang secara sukarela melakukan revisi atau perbaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak.



Insentifnya ialah penghapusan sanksi administrasi.


“Misal WP mengisi SPT 2011 kemudian dibetulkan di SPT 2015 di sana ditemukan ada kurang bayar Rp 5 miliar. Minimal kena sanksi bunga 2% per bulan. Dirjen Pajak akan keluarkan hapus sanksi kalau dia secara sukarela revisi SPT,” papar Irawan.


(feb/hds)



sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.