Sistem Administrasi Rumit, Bikin Orang Malas Bayar Pajak

Metrotvnews.com, Jakarta: Selama beberapa tahun terakhir, realisasi penerimaan pajak yang telah dipatok pemerintah selalu tidak tercapai. Banyaknya wajib pajak yang tidak menyetorkan kewajibannya menjadi salah satu faktor.
Peneliti kebijakan ekonomi Perkumpulan Prakarsa, Wiko Saputra menilai buruknya sistem adiministrasi perpajakan di Indonesia, membuat tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak jadi melemah. Otoritas pajak dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak kunjung membenahi sistem yang rumit itu.

Wiko mencontohkan dalam hal pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Tahunan yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi dengan wajib pajak karyawan. Untuk wajib pajak karyawan memang tidak perlu dipusingkan dengan sistem yang rumit, karena sudah diurusi oleh bagian keuangan perusahaan.

“Wajib pajak pribadi non karyawan, itu sangat sulit, sistemnya rumit. Ini yang membuat masyarakat malas membayar pajak,” kata Wiko dalam diskusi pajak di Cheese Cake, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (29/3/2015).

Untuk itu, tambah dia pemerintah perlu memperbaiki sistem kelembagaan, sistem administrasi perpajakan, dan penataan regulasi perpajakan untuk meningkatkan penerimaan pajak, tax ratio, dan tingkat kepatuhan wajib pajak.

“Sistem yang rumit menyebabkan wajib pajak tidak taat, pemerintah harus membenahi seperti di Singapura,” tukas dia.



WID


sumber

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.