Tarif Tol Mulai 1 April 2015 Kena Pajak 10 Persen


VIVA.co.id – Mulai 1 April 2015, tarif jalan tol akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen. Hal ini merupakan salah satu upaya ekstensifikasi penerimaan pajak yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tahun ini.


Direktur Jenderal Pajak, Sigit Priadi Pramudito, Senin 2 Maret 2015, mengungkapkan bahwa regulasi yang mengatur hal itu sudah disetujui oleh Presiden dan akan segera diproses di Kementerian Keuangan.


“Sudah saya teken tadi. Mulai berlaku 1 April, kalau tidak salah,” ujarnya di Jakarta.


Dia pun mengatakan, konsultasi dan sosialisasi dengan seluruh operator telah dilakukan sebelum aturan ini dikeluarkan. Karena itu, aturan ini siap untuk diimplementasikan.


“Sudah dibicarakan dengan pengelola jalan tol seperti Jasa Marga,” tuturnya.


Rencananya, pengenaan PPN tersebut akan berbarengan dengan kenaikan tarif tol yang bulan depan juga rencananya akan dinaikkan.


“Kan mereka (operator) mau naikkan. Nah, bersamaan dengan itu,” jelasnya.


Sebagai informasi, kebijakan ini bagian dari sekitar 12 regulasi pajak baru, atau direvisi pada tahun ini. Selain pajak jalan ton, Kementerian Keuangan rencananya mengenakan pajak penghasilan (PPh) penjual batu akik, permata, dan berlian.


Selain itu, kriteria pengenaan PPh pasal 22 terkait penjualan apartemen juga rencananya akan diubah. Hal itu, untuk meningkatkan penerimaan pajak tahun ini yang dipatok sekitar Rp1.300 triliun. (asp)




sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.