16 Ton Bawang Merah Gagal Diselundupkan

dok.timlo.net

Timlo.net — Penyelundupan alias smokel bawang merah kembali terbongkar dan digagalkan di Kotamadya Dumai, Provinsi Riau. Meski sudah berkali-kali ditangkap, para mafia smokel seolah tidak jera.
Seperti yang dilakukan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Dumai, dengan menggagalkan penyelundupan 16 ton bawang merah, Rabu (15/4) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, melalui pelabuhan rakyat di perairan Dumai.
Menurut Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi Penangkapan KPP BC TMP Dumai, Sarmento, pihaknya melakukan penangkapan di Sungai Kemili, Kecamatan Medang Kampai.
"Penangkapan ini tak lepas dari adanya informasi dari masyarakat. Kemudian petugas melakukan pengintaian sejak pukul 24.00 WIB," ujarnya.
Saat kapal bersandar di pelabuhan Kemeli, kata Sarmento, petugas langsung melakukan penyergapan. Namun, Anak Buah Kapal (ABK) langsung lari.
Sarmento mengakui pihaknya hanya mengamankan kapal dan bawang sebagai barang bukti bawang merah sebanyak 16 ton.
"Saat ini kapal disandarkan di Dermaga Pokala Kota Dumai," jelasnya.
Menurut informasi, barang bukti Bawang merah tanpa surat resmi tersebut dibawa dari India. Selanjutnya, bawang dikirim ke Dumai melalui perairan Malaysia.
"Setelah dokumen rampung dan dibongkar, semua bawang hasil tangkapan akan dilimpahkan ke Karantina Dumai," jelas Sarmento.
Atas penangkapan itu, KPPBC TMP Dumai belum menetapkan tersangka karena ABK pembawa kapal melarikan diri, bawang merah ilegal tersebut belum diketahui siapa pemiliknya.
"Kita belum bisa pastikan siapa pemilik bawang," tandasnya.
[ren]
Sumber : Merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.