Bea Cukai Bali Sita Lukisan Asal Afrika Berisi Sabu

DENPASAR- Petugas Bea Cukai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke Pulau Dewata lewat paket kiriman. Di antaranya, menggunakan media lukisan.
Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Budi Harjanto mengungkapkan, selama tiga bulan terakhir, setidaknya empat kali, pihaknya menggagalkan penyelundupan narkoba berbagai jenis.
Upaya penggagalan lewat jasa penitipan pos terjadi pada 10 Januari, 26 Maret, dan 8 April 2015. Sebuah paket berasal dari Yunani dengan kode pengiriman RE17016896GR dengan penerima Sarah Douqerthy/Hans Havenaar beralamat di Golden Village Jalan Drupadi, Seminyak.
"Modusnya melalui paket kiriman pos disembunyikan dalam plastik klip kemasan DVD," sebut Budi dalam keterangan resminya, Selasa (14/4/2015).
Petugas mengamankan, barang bukti padatan warna coklat diduga sediaan narkotika jenis mariyuana (ganja) seberat 3,20 gram bruto.
Budi melanjutkan, pencegahan berikutnya 26 Maret 2015, nomor pengiriman EA105287918CN dengan penerima atas nama Togi Simanjuntak beralamat di Jalan Kuruseta 345, Banjar Bualu, Nusa Dua.
Modusnya hampir sama, lewat paket pos disembunyikan barang haram dalam kemasan pembungkus alumunium foil. Barang bukti kristal diduga sediaan narkotika enis MDPV seberat 3,10 gram.
Selanjutnya 3 April lalu, petugas menggagalkan upaya penyelundupan narkotika paket barang kiriman dari Afrika Selatan lewar jasa titipan di Gudang PT JAS Cargo Internasional. Penerima paket itu bernama Harmanto beralamat Jalan Gunung Setia No 43 02 RW 09, Sumbawa NTB.
Hasil pemeriksaan, kata Budi, paket kiriman itu berupa sebuah lukisan yang di dalamnya terdapat satu bungkusan plastik warna kuning dilapisi alumunium foil berisi kristal bening diduga bahan narkotika. "Kami uji dengan narcotic test, kristal bening merupakan bahan sediaan narkotika jenis methapmphetamine atau sabu seberat 462 gram bruto," ulasnya.
Pencegahan terakhir pada 8 April, berawal informasi tim anjing pelacak narkotika menunjukkan respons menggaruk atas kiriman pos dari New York dengan nomor pengiriman EK560790857US dengan penerima Kseniya Selkovaja beralamat di Permata Asia Blok Q-13, Jimbaran, Badung, Bali.
Dari pemeriksaan terdapat sebuah lampu bertuliskan Brinkman Q-Bearn Max Million di mana di dalamnya terdapat tiga plastik hijau kecoklatan dan dua plastik bening berisi potongan tanaman berwarna hijau kecoklatan dan dua klip berisi bubuk warna putih diduga narkotika.
Diketahui, potongan tanaman warna hijau kecoklatan itu merupakan sediaan narkotika jenis mariyuana (ganja) seberat 57 gram bruto dan kemasan pembungkus bubuk putih bahan sediaan narkotika jenis kokain seberat 7,2 gram.
Terhadap empat kasus penyelundupan itu pihak Bea dan Cukai telah melaporkan dan berkoordinasi dengan Polda Bali untuk proses lebih lanjut. "Perbuatan itu melanggar Pasal 113 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman pidana mati atau minimal pidana penjara paling singkat 5 tahun," tandasnya.
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.