Bea Cukai Masih Kekurangan Kapal Besar

TANGERANG - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai menyiapkan kapal besar untuk menjelajahi Indonesia Timur. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengawasi daerah tersebut.
Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan Ditjen Bea Cukai, Heru Pambudi, menyatakan bahwa pihaknya telah membangun 60 meter kapal besar. Hal tersebut guna melakukan patroli di kawasan timur.
"Seiring kebijakan pemerintah, kawasan Timur kita awasi. Kita sesuaikan," kata Heru di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Dia menjelaskan bahwa ada beberapa kendala untuk menjelajahi kawasan tersebut. Menurutnya, hambatan paling besar lantaran ombak di daerah tersebut yang cukup besar.
Adapun total kapal yang telah dimiliki Bea Cukai saat ini, ada beberapa tipe. Dimulai dari yang paling kecil sebesar 10 meter hingga 38 meter sebanyak tiga unit.
Sejauh ini, lanjut Harry, petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta telah berhasil menggagalkan delapan kasus penyelundupan narkotika pada April 2015. Sementara itu, selama tahun 2015 sudah ada 18 kasus dengan total nilai Rp75,44 miliar.
Adapun modus-modus yang dilakukan pelaku dimulai dari menyembunyikan narkotika dalam buku bergambar hingga disembunyikan melalui lubang kotoran manusia.
"Karena tidak semua koper diperiksa, biasanya petugas melihat ini kok ada yang mencurigakan, kelihatan meringis-meringis, mungkin karena sudah lama di dalam perutnya," tambah dia.
Sekadar informasi, Bea Cukai yang berhasil menggagalkan delapan kasus tersebut, menangkap delapan orang pelaku yang berkewarganegaraan Indonesia maupun asing. Empat dari delapan orang tersebut merupakan WNI, tiga lainnya berasal dari Hong Kong, dan satu lagi berkewarganegaraan kenya.
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.