Bea Cukai: Penyelundupan Narkoba Sering Melalui AirAsia

Bea Cukai Penyelundupan Narkoba Sering Melalui AirAsia
Bea dan Cukai mengungkapkan, AirAsia termasuk kategori high risk lantaran sering digunakan untuk pengiriman atau penyelundupan narkoba. Foto: ilustrasi/Istimewa
JAKARTA - Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Harry Mulya mengungkapkan, AirAsia termasuk kategori high risk dalam catatan Bea Cukai, lantaran sering digunakan untuk pengiriman atau penyelundupan narkoba.
Harry mengatakan, rata-rata penyelundupan narkoba di maskapai penerbangan ini mencapai 70%-80%. "Ya, sering terjadi pembawaan narkoba dari sana (AirAsia). Untuk negara paling banyak dari Malaysia, Singapura dan China Karena memang transit sebentar," ujarnya di Bandara Soetta, Jakarta, Rabu (15/4/2015).
Dia menjelaskan, maraknya penyelundupan barang haram tersebut dikarenakan low cost dari maskapai penerbangan tersebut.
"Maskapai itu, sekali pesan bisa langsung dapat tiket. Jadi dengan analisa profil penumpang, pass record, info dari teman-teman dari luar, atau interpol, bisa diolah di sini. Jadi kita bisa tahu target mana yang akan kita periksa lebih dalam," tutur dia.
Menurutnya, sampai bulan ini sudah ada 18 kasus dan ada 15 kg lebih sabu-sabu yang ditemukan dan kebanyakan ditemukan di maskapai AirAsia.
"Mungkin ke depannya bisa lebih banyak lagi, makanya kita waspada dan lebih teliti. Karena pengguna narkoba kita di Indonesia sekarang sudah mencapai angka 4,5 juta ya untuk jenis konsumen sabu," pungkasnya.

(izz)
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.