Bila Setoran Pajak Tak Capai Target Rp 1.294 T, Menkeu: Tunjangan Dipotong!

Jakarta -Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan kenaikan tunjangan kinerja atau remunerasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tidak diberikan secara cuma-cuma. Ditjen Pajak harus mampu merealisasikan target penerimaan yang sebesar Rp 1.294 triliun tahun ini.
"Kalau tahun ini nggak tercapai, berarti tunjangan tahun depan dipotong. Langsung begitu saja," tegas Bambang di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/4/2015).
Menurutnya hal tersebut merupakan konsekuensi yang harus ditanggung oleh PNS Ditjen Pajak. Sehingga tugas yang sudah dilimpahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijalankan dengan hasil maksimal.
"Jangan lupa, tunjangan itu ada konsekuensi, ada penaltinya. Jadi kalau mereka tidak mencapai, tahun depan akan dipotong," paparnya
Bambang menegaskan hal itu sangat berpengaruh nantinya. Apalagi kenaikan tunjangan ini sudah merupakan keinginan para pegawai sejak beberapa tahun sebelumnya.
"Pasti sangat berpengaruh, karena kenaikan yang terakhir itu 2007. Pernah ada janji di tahun-tahun sebelumnya tapi tak pernah bisa terwujud. Padahal targetnya semakin berat, dan khususnya tahun ini. Sangat berat," terangnya.
"Jadi wajar kalau perbaikan tunjangan itu akan sangat berpengaruh pada semangat kerja dan kesungguhan. Kalau target pencapaian tercapai, mereka berarti sudah memanfaatkan tunjangan dengan baik," sambung Bambang.
Berikut ketentuan lengkapnya pemberian tunjangan tahun depan yang didasarkan atas realisasi penerimaan pajak 2015:
  • Realisasi penerimaan pajak 95% atau lebih, remunerasi tetap 100%.
  • Realisasi penerimaan pajak 90-95%, remunerasi 90%.
  • Realisasi penerimaan pajak 80-90%, remunerasi 80%.
  • Realisasi penerimaan pajak 70-80%, remunerasi 70%.
  • Realisasi penerimaan pajak kurang dari 70%, remunerasi 50%.

(mkl/hds)
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.