Darmin Nasution Heran Rasio Pajak Bisa Turun

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dianggap belum berhasil dalam melaksanakan tugas mengumpulkan penerimaan pajak di Indonesia. Hal ini dikarenakan penerimaan pajak belakangan ini belum mencapai target.
"Ketidakberhasilan pemerintah, dalam hal ini Ditjen pajak melaksanakan ekstensifikasi dan intensifikasi pengumpulan pajak membuat tax ratio pajak mengalami penurunan," ujar pengamat ekonomi sekaligus mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution di Gedung DPR Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Menurutnya, permasalahan pengumpulan pajak merupakan area yang sangat besar, mencakup sistem informasi, metode keunggulan, mutu SDM, iklim dan budaya kerja.
Dia melanjutkan, dengan adanya permasalahan tersebut mengakibatkan tax ratio Indonesia cenderung menurun bukan naik. "Artinya pengumpulan pajak kita lebih lambat perkembangan generik ekonomi," jelas dia.
Menurut dia, jika dilakukan secara benar, maka target pajak sekira Rp1.296 triliun tersebut tidak mengalami penurunan. "Paling tidak tax ratio-nya tetap, tidak mengalami penurunan jika dilakukan tanpa ekstra effort," kata dia.
Meski demikian, Darmin mengatakan bahwa turunnya rasio tersebut tidak semata-mata diakibatkan oleh Ditjen Pajak. Menurutnya, ada faktor lain diluar kendali institusi tersebut.
"Sebagai contoh tujuh hingga 10 tahun terakhir setelah krisis itu sektor industri manufaktur kita enggak pernah bangkit kembali. Alih-alih sektor industrinya bangkit, pernahnya itu dalam GDP makin lama makin kecil, pertumbuhan sektor industri manufaktur lebih lambat dari GDP-nya," jelas dia.
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.