Di Negara Ini, Kebanyakan Karyawan Bawa Pulang Gaji Tanpa Dipotong Pajak

Jakarta -Pajak Penghasilan alias PPh dianggap menyebalkan oleh sebagian besar karyawan, mungkin termasuk Anda. Namun bagi para karyawan di India, PPh tidak jadi masalah.
Di India, kebanyakan pekerja biasa tidak membayar pajak maupun jaminan sosial, sehingga gaji bisa dibawa 100% penuh.
Demikian menurut laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) seperti dikutip CNN, Jumat (23/4/2015).
Laporan OECD menyebutkan, mayoritas karyawan di India bisa membawa pulang 100% gajinya tanpa potongan pajak. Namun, bukan berarti India adalah negara tax haven atau surga pajak.
Penyebabnya, rata-rata penghasilan seorang karyawan di India adalah 80.000 rupee atau sekitar Rp 16,4 juta per tahun. Itu masih masuk ke kisaran Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP, karena PPh baru dikenakan ketika penghasian mencapai 250.000 rupe atau sekitar Rp 51,2 juta per tahun.
Tidak banyak pekerja di India yang penghasilannya 250.000 rupee per tahun. Meski begitu, tahun lalu penerimaan pajak di negara tersebut bisa mencapai setara US$ 200 miliar atau sekitar Rp 2.600 triliun. Jumlah ini 2 kali lipat dibandingkan target setoran pajak Indonesia pada 2015, yang sebesar Rp 1.294 triliun.
Sepertiga penerimaan pajak di India datang dari korporasi. Sementara pajak dari orang pribadi mencapai setara US$ 40 miliar atau Rp 520 triliun.
Sebagai perbandingan, di negara-negara berkembang lainnya seperti China, Meksiko, atau Brasil karyawan membayar 10% dari gaji mereka untuk pajak dan jaminan sosial. Tarif PPh tertinggi di dunia masih dipegang oleh Belgia, yaitu 42%.
Meski perbedaan tarif pajak antar negara terlihat begitu tinggi, tetapi di negara-negara dengan PPh selangit bisa merasakan fasilitas publik dan infrastruktur yang mumpuni.
(hds/dnl)
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.