Jokowi Punya Program 'Vitamin' PNS Pajak, Darmin: Orang Jahat Tetap Jahat

Jakarta -Tahun ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendapat kenaikan tunjangan kinerja 'vitamin' dengan nilai yang cukup besar. Seorang pejabat eselon I seperti Dirjen Pajak mendapat tunjangan kinerja (tukin) Rp 117 juta per bulan.
Mantan Dirjen Pajak periode 2006-2009 Darmin Nasution menuturkan langkah tersebut bisa memberikan dampak positif, dan membangun semangat pegawai pajak untuk mengejar target penerimaan. Tahun ini target penerimaan pajak mencapai Rp 1.294,26 triliun atau naik 44% dari tahun lalu.
Namun menurut Darmin, kebijakan baik ini tidak akan mengubah para individual pegawai pajak secara keseluruhan. Ia mempunyai istilah bila seseorang sudah punya karakter jahat, maka tetaplah orang jahat.
"Sebenarnya, perubahan dan perbaikan itu bisa berjalan. Sayangnya, orang jahat tetap orang jahat," ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Banggar DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (9/4/2015)
Menurutnya hal ini dikembalikan kepada sistem kelembagaan dan kepemimpinan Dirjen Pajak yang sekarang dipegang oleh Sigit Priadi Pramudito. Bila kinerja masing-masing pegawai tidak dipantau secara benar, maka efek yang diharapkan tak sesuai seharusnya.
"Kalau itu kan soal pelaksanaan mana saya tahu. Tergantung," tegasnya.
Hal ini sebenarnya sudah pernah dirasakan Darmin pada 2007. Pada waktu itu untuk terakhir kalinya tunjangan pegawai pajak dinaikkan. Namun tetap saja ada orang yang tidak baik berada di ditjen pajak.
"Yang jahat tetap jahat, yang baik tetap baik. Ada yang kemana angin bertiup ikut, itu yang paling banyak terbantu," kata Darmin.
Mau tahu lebih rinci soal program 'vitamin' gaji PNS pajak, klik di sini.
(mkl/hen)
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.