Kesadaran Orang Kaya Bayar Pajak Masih Minim

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam rangka meningkatkan penerimaan negara melalui perpajakan, banyak negara di dunia mengandalkan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi. Namun, hal tersebut malah tidak berlaku di Indonesia. Padahal, penerimaan negara melalui pajak di Indonesia masih perlu ditingkatkan.
Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Darmin Nasution mengatakan, di Indonesia PPh wajib pajak orang pribadi tidak signifikan. Dalam kurun waktu dua tahun hanya naik Rp500 miliar saja. Sementara pada 2012, PPh orang pribadi tercatat sebesar Rp2,4 triliun, dan pada 2014 naik menjadi Rp2,9 triliun.
"Kenaikan itu tidak ada apa-apanya dibanding total penerimaan pajak. Padahal harusnya menjadi dominan," kata Darmin, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2015).
Darmin mengatakan, saat dirinya menjabat sebagai Dirjen Pajak pada 2008 lalu, pihaknya membentuk Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk wajib pajak orang kaya, dan diambil 2.500 pembayar pajak terbesar. Dari situ, bisa diketahui kesadaran orang kaya bayar pajak masih minim.
"Sebagian konglomerat bayar pajaknya biasa saja," pungkas Darmin, yang juta mantan orang nomor satu di Bank Indonesia ini.
ABD
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.