KPP Wajib Pajak Besar Tiga Sita Asset Wajib Pajak

Jurusita Pajak Negara (JSPN) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Tiga melakukan penyitaan Asset yang dimiliki oleh Wajib Pajak PT INT pada tanggal 16 Maret 2015 bertempat di tempat Wajib Pajak.

Penyitaan Asset Wajib Pajak dilakukan dalam rangka penegakan hukum karena Wajib Pajak tidak melunasi hutang pajak yang menjadi kewajibannya. Sebelum dilakukan penyitaan asset Wajib Pajak, KPP Wajib Pajak Besar Tiga telah melakukan upaya-upaya penagihan baik secara persuasif berupa himbauan pelunasan melalui telepon maupun surat dan penagihan aktif berupa menerbitkan Surat Teguran dan penyampaian sekaligus pembacaan Surat Paksa dihadapan Wajib Pajak yang mempunyai kekuatan eksekutorial dan kedudukan hukum yang sama dengan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Setelah lewat waktu 2 (dua) kali 24 (dua puluh empat) jam setelah surat paksa diberitahukan utang pajak tidak dilunasi oleh wajib pajak maka KPP Wajib Pajak Besar Tiga melakukan Penyitaan dengan terlebih dahulu menerbitkan SPMP (Surat Perintah Melakukan Penyitaan), Penyitaan yaitu menguasai barang Wajib Pajak guna dijadikan jaminan untuk melunasi tunggakan pajak. Penyitaan yang dilakukan oleh JSPN KPP Wajib Pajak Besar Tiga kepada PT INT adalah penyitaan mesin, tanah dan bangunan.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.