Laporkan Pelanggar Pajak, Warga Dihadiahi 3%

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan mengawasai pendapatan dari pajak agar target pendapatan dalam APBD DKI tahun 2015 tercapai. Dia akan memberikan hadiah berupa uang tunai kepada masyarakat yang melaporkan adanya pelanggaran pajak.
"Kamu ada berapa orang, kumpulkan temuanya, nanti hadiah lebih besar. Intinya hadiah 3 persen dari pajak yang dilaporkan. Kami boleh mengambil upah pungut, 3 persen dari total itu," ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).
Masyarakat dapat ikut mengawasi pajak melalui aplikasi ponsel pintar, sms dan website. Ketika masyarakat mendapat struk pembayaran di restoran, maka kode batang (barcode) dapat dicek apakah pajak yang dibayarkan sudah masuk ke dalam kas Pemprov.
"Misalnya makan di restoran begitu dapat bukti koorporasi (struk), bisa langsung cek ke Pemda apakah uang saya (pajak) itu sudah disetor atau belum," jelas Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu telah merancang sistem pengaduan pajak dari masyarakat melalui SMS, aplikasi di ponsel pintar dan website Dinas Pelayanan Pajak Pemprov DKI. Untuk layanan SMS, wajib pajak dapat mengirim SMS ke nomor 93949 dengan mengetik Pajak DKI (spasi) nomor barcode.
Bila melalui aplikasi smartphone wajib pajak cukup mengunduh aplikasi Cek Pajak DKI di Google Play Store, kemudian lakukan scan barcode. Sedangkan melalui website, cukup membuka situs Dinas Pajak Pelayanan Pajak DKI dan memasukkan barcode ke dalam kotak pemindaian yang tersedia.
FZN
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.