Penyelundupan puluhan satwa langka Indonesia ke Rusia terkuak

Merdeka.com - Seorang wanita yang terbang dari Indonesia ditangkap lantaran menyelundupkan hewan langka ke Rusia. Hewan-hewan tersebut ditemukan oleh petugas bea cukai Bandara Domodedovo, Moskow, dalam kopernya.
Ada bermacam-macam hewan langka dalam tas itu. Hewan-hewan itu terdiri dari 55 ekor ular, 35 ekor kadal, tujuh penyu, enam lemur, dua monyet, dan seekor macan tutul.
Dua bayi buaya yang turut dibawa wanita tak disebutkan namanya mati dalam perjalanan. Dilansir dari surat kabar Daily Mail, Rabu (8/4), dua bayi buaya tersebut sepertinya ketakutan dalam perjalanan sejauh 6.515 mil.

"Wanita itu terbang dari Indonesia ke Moskow menggunakan pesawat Qatar Airlines. Hewan0hewan yang dibawanya dikemas dalam kandang kecil serta kotak plastik, dan setiap ular berada di tas kecil yang terbuat dari kain," kata juru bicara bea cukai Moskow, Larisa Ledovskikh.
Dalam surat kabar lokal, Moskovsky Komsomolets, hewa-hewan tersebut tampak takut, stres, dan lelah.
Kurir hewan itu, tidak dijelaskan status kewarganegaraannya, mengaku dibayar sebesar Rp 2,6 juta untuk mengantarkan hewan-hewan langka tersebut. Dia juga mengaku telah membawa hewan itu dari pasar di Indonesia.
Namun, dia membantah akan menjual hewan tersebut di pasar gelap.

"Dia mengaku, hewan-hewan tersebut digunakan sebagai bibit untuk melestarikan spesies mereka," kata Ledovskikh.
Di Rusia, perdagangan hewan langka dianggap sebagai bisnis yang menguntungkan, lantaran para orang kaya di sana seperti diharuskan memiliki kebun binatang pribadi di rumah mewah mereka.
[ard]
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.