Si Jamper

Oleh Riki Alfian Ardiansyah, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Robot diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia, bukan untuk menggantikannya. Selalu ada orang bijak di balik sebuah mesin yang tercipta. Indahnya kreatifitas yang terbatas oleh realita nyatanya tak membuat nyali orang berkerut.

Layaknya kesabaran, kreatifitas itu tak ada batasnya, namun kita sendirilah yang membatasi kreatifitas itu. Semangatlah yang membuat mereka berkarya menembus batas- batas keterbatasan. Harapan dan angan tentang masa depan memompa mereka agar selalu berkarya di balik indahnya dunia.

Masa kini selalu terasa belum semenarik impian mereka. Dan masa lalu akan menjadi tonggak sejarah dari karyanya. Dalam rangka meningkatkan kepatuhan di bidang perpajakan. Seharusnya kita bisa membuat sesuatu hal yang benar- benar membekas di hati wajib pajak.

Torehan yang teringat layaknya adalah sebuah ingatan akan kebaikan. Bukan malah sebaliknya. Ingatan manusia yang serba terbatas membuat manusia- manusia inovatif berkreasi untuk membuat alarm hingga kertas memo (baca: sticky notes).

Dan dari kegagalan pun akan tercipta sesuatu pembaharuan. Kini sudah saatnya DJP mengimplementasikan keterbatasan manusia dengan majunya teknologi. Dimulai dari awal, kita harus membuat aplikasi pengingat yang kita gunakan untuk mengingatkan wajib pajak terhadap hak dan kewajiban perpajakannya secara otomatis. Nantinya aplikasi ini akan disebut sebagai "si jamper".

Aplikasi si jamper ini berarti "Sistem Jam Perpajakan". Nah proyek inilah yang nantinya akan mempermudah sebagian besar tugas DJP dalam hal meningkatkan kepatuhan wajib pajak berbasis digital. Inilah era digital, dan sudah saatnya DJP berbicara lebih sebagai pembaharu dibidang teknologi.

Dalam pelaksanaannya, wajib pajak bisa mendownload aplikasi berbasis android ini pada gadget mereka. Kemudian setelah terinstall, maka segala hal yang berkaitan dengam sarana administrasi perpajakan bisa mereka ketahui.

Mulai dari kewajiban mereka setiap bulan, setiap tahun hingga tak ketinggalan pula hak-hak mereka di bidang perpajakan. Dengan sinkronisasi database yang sudah berjalan. Maka dalam hal ini, wajib pajak dapat memasukan NPWP mereka sebagai username, dan nomor e-FIN mereka sebagai passwordnya.

Identifikasi inilah yang nantinya akan membedakan setiap menu yang wajib pajak dapat setelah mereka berhasil login. Sebagai contoh, nantinya menu wajib pajak orang pribadi akan berbeda dengan menu wajib pajak badan. Dan menu wajib pajak badanpun tentunya akan berbeda dengan menu wajib pajak bendahara.

Menu-menu yang akan ditampilkan tentunya sesuai dengan bidang yang mereka geluti. Tak akan tercampur aduk dengan menu- menu yang lainnya. Sebagai fungsi pengingat: notifikasi yang nantinya akan muncul sebagai pengingat dihadirkan 2-3 hari sebelum batas akhir kewajiban penyampaian laporan SPT wajib pajak tersebut.

Aplikasi ini tentunya akan sangat berguna bagi wajib pajak orang pribadi pengusaha, karena mereka diharuskan banyak melaporkan SPT pajaknya. Dalam hal lain, kita juga dapat menyampaikan informasi lain-lain kepada wajib pajak.

Baik itu berupa iklan perpajakan maupun informasi mengenai peraturan perpajakan terbaru. Secara modern, kita tak harus lagi menempelkan baliho yang berukuran besar di pojok-pojok kota yang strategis. Hal tersebut selain bisa memangkas biaya sosialisasi, tentunya bisa juga menyasar tepat langsung kepada genggaman wajib pajak.

Sekarang tak perlu harus menengok ke tengah kota untuk sekedar melihat informasi tentang perpajakan. Memang untuk memulai perubahan akan terasa sulit. Namun itulah pengorbanan yang harus kita tempuh agar terus berkembang dari masa ke masa, dari waktu ke waktu dan dari setiap momen ke momen yang lainnya.

Kita harus mampu bergerak secara dinamis menuju kesempurnaan. Meskipun jalan tersebut sangat jauh, atau mungkin tak pernah ada.

*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja

Gambar disadur dari : http://ift.tt/1OgAHVX...


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.