Tekan Defisit Anggaran 1,7% Tahun Depan, Pemerintah Batasi Utang

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintahan Presiden Joko Widodo tahun depan akan lebih menekan angka defisit anggaran dalam APBN 2015 agar berada di angka yang lebih kecil dibandingkan defisit anggaran tahun ini yang sebesar 1,9 persen.
"Tahun 2016 rencana kami defisit APBN lebih kecil, dikisaran 1,7-1,9 persen," tukas Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro, dalam Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2015).
Namun, kata Bambang, pemerintah tidak akan mengandalkan utang untuk menekan defisit anggaran. Bambang menjelaskan pemerintah ingin mendorong peran dari pendapatan negara baik pajak maupun bukan pajak (PNBP).
"Pelan-pelan utang harus diturunkan. Meski memang rasio utang kita terhadap PDB terbilang kecil dibanding negara lain. Namun kita mau, pembiayaan datang dari penerimaan, jadi jangan utang yang me-lead segalanya," ujar dia.
Bambang menyebutkan, hingga Senin kemarin, rasio utang Indonesia terhadap PDB masih berada di angka 25 persen. Sementara jika dibandingkan dengan Jepang, rasio utangnya mencapai 200 persen, dan Amerika Serikat 100 persen terhadap PDB.
"Tapi meski begitu, bukan berarti kita biarkan. Tapi kita pelan-pelan turunkan sambil perbaiki struktur penerimaan," pungkasnya.
WID
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.