Wajib Pajak tak Perbaiki SPT, Bakal Kena Denda Rp100 Ribu

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal memberikan sanksi kepada Wajib Pajak (WP) jika tidak memperbaiki Surat Pemberitahuan (SPT) periode 2009-2013.
"Ketika ada hadiah, ada sanksi. Bila ada tunggakan, WP dibebaskan dari denda administrasi. WP tidak memperbaiki akan diperiksa, tidak ada fasilitas penghapusan sanksi pajak," ucap Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kemenkeu Mekar Satria Utama, di kantor pusat Pajak, Jakarta, Senin (13/4/2015).
Dia menguraikan, data yang bisa digunakan dalam memeriksa WP bisa berasal dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, dan lainnya.
"Data itu mencakup kepemilikan rumah, apartemen, hingga sumber dana yang berasal dari transaksi kartu kredit, perubahan saham, data realisasi ekspor, dan masih banyak yang lainnya bisa dicari," ungkap dia.
Adapun pemberian waktu dalam membenahi SPT ini sampai dengan akhir tahun ini. Bila telat, maka WP orang pribadi bisa diberikan sanksi denda sebesar Rp100 ribu, sedangkan WP badan dikenakan denda Rp1 juta.
"Masyarakat harus patuh, di 2016 akan ada penegakan hukum. Kita dibantu oleh pimpinan dan penegak hukum dalam menjalani langkah ini. Manfaatkan setiap peluangnya," cetus Mekar.
AHL
sumber


~ http://www.soalpajak.com ~

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.