Dirjen Pajak Belum Tentukan Pajak Properti

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Sigit Priadi Pramudito menegaskan, pihaknya belum menentukan batas harga properti yang akan dikenakan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
"Tidak benar diturunkan batasnya. Kisaran tarifnya belum (ditetapkan), kita masih diskusi," ujarnya di Grha Akuntan, Jalan Sindanglaya Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2015).
Sigit juga mempertanyakan angka yang selama ini beredar yaitu Rp2 miliar. "Jadi kalau ada yang bilang Rp2 miliar, dari mana angka itu? Kalau bukan dari saya atau humas (ditjen pajak), itu perlu dikonfirmasi lagi angkanya," tukas dia.
Sejuah ini, menurut Sigit belum ditentukan apakah pengenaan tarifnya dilakukan secara bertahap, atau dihitung berdasarkan luasnya. Meskipun begitu, PPnBM bertujuan supaya dapat menggairahkan pasar properti.
"Ini tidak buru-buru, karena pada prinsipnya kami ingin menggairahkan sektor properti. Kami sudah bicara ke REI, tak mungkin batasnya Rp2 miliar, karena sekarang harganya sudah segitu jadi tidak mungkin Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar, pasti di atas Rp2 miliar. Pihak REI maunya luas, kita maunya nilai, ini masih wacana, belum jadi apa-apa jangan bikin masyarakat resah," pungkas dia.
WID
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.