Ditjen Pajak Akhirnya Bebaskan Penunggak Pajak

JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak telah melepaskan penanggung pajak yang disandera di Rumah Tahanan Negara kelas IIA Pondok Bambu Jakarta Timur. Hal ini dikarenakan pihak keluarga telah melunasi tunggakan pajak sebesar Rp325.586.440 dan biaya penagihan pajak sebesar Rp13.393.000.
Dilansir melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/5/2015), Penanggung pajak berinisial ZS tersebut telah dikeluarkan dari rumah tahanan pascapelunasan utang pajak yang dilakukan oleh suaminya. Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, ZS adalah penanggung pajak CV GSP yang terdaftar di KPP Pratama Yogyakarta.
ZS menunggak pajak sebesar Rp326 juta, sehingga Ditjen Pajak menyanderanya di rumah tahanan negara kelas IIA Pondok Bambu Jakarta Timur pada 21 April lalu.
Sesuai Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP- 218/PJ/2003 tanggal 30 Juli 2003 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyanderaan dan Pemberian Rehabilitasi Nama Baik Penanggung Pajak yang Disandera, penanggung pajak yang disandera dilepas dari rumah tahanan negara apabila Utang Pajak dan biaya penagihan pajak telah dibayar lunas.
Selain melepaskan ZS, Ditjen Pajak juga telah melakukan pencabutan atas pemblokiran rekening bank yang bersangkutan, karena tanggal 02 April 2015 Ditjen pajak dalam hal ini KPP Pratama Yogyakarta juga telah melakukan pemblokiran rekening bank secara nasional atas nama ZS.
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.