DPR Pertanyakan Kenaikan Gaji Pegawai Pajak

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menyebutkan skenario terburuk yang akan dihadapi pemerintah. Salah satunya yakni risiko penerimaan perpajakan tidak akan mencapai target Rp1.295 triliun.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Demokrat Rudi Hartono mempertanyakan kenaikan tunjangan untuk para pegawai pajak yang telah disepakati dalam APBN Perubahan 2015, yang diyakini menjadi stimulus dan daya dorong untuk mengumpulkan pajak.
"Kan sudah ada remunerasi dan menambah gaji serta tunjangan pegawai pajak. Setelah dinaikkan seharusnya ada efeknya pada penerimaan," kata Rudi, dalam rapat kerja bersama Menteri Keuangan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015) malam.
Jika pegawai pajak mencapai target, tambah Rudi, pemerintah harus membayarkan remunerasi dan kenaikan gaji sesuai ketentuan. Namun jika tidak berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sesuai target, harus ada tindakan tegas.
"Jadi mereka enggak cuma tidur-tidur saja. Kalau tetap dibayar tapi enggak mencapai target, ya lebih baik mereka santai-santai saja kerjanya," saran Rudi.
Sekadar informasi pencapaian penerimaan perpajakan hingga 22 Mei 2015 sebesar Rp416,8 triliun atau 28 persen dari target. Angka ini di bawah dari realisasi periode sama tahun lalu sebesar Rp422,2 triliun atau 33,9 persen dari target APBN-P 2014.
Sehingga pendapatan negara sebesar Rp508,6 triliun hingga 22 Mei 2015 atau 28,9 persen dari target APBN-P atau lebih rendah dari pencapaian Rp542,6 triliun pada periode yang sama 2014.
AHL
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.