Kanwil DJP Jawa Barat II Selenggarakan Media Gathering "Pers Sahabat Pajak"

Ketua PWI Cirebon, Kepala KPP Pratama Cirebon, Kaknwil DJP Jabar II, Kabid P2 Humas dan Kabid PPIP Kanwil DJP Jabar II berdialog dengan wartawan (kika.red)

Sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan para insan media sangat diperlukan mengingat ada fungsi-fungsi edukasi kepada masyarakat yang dimiliki oleh keduanya sehingga bisa seiring sejalan. Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Barat II Angin Prayitno pada acara Media Gathering di Cirebon baru-baru ini.

"Pers adalah sahabat pajak," lanjutnya. Dijelaskan oleh Angin Prayitno Aji bahwa para insan pers dan Direktorat Jenderal Pajak memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa ini. "Target Direktorat Jenderal Pajak tahun ini sangat berat. Ini tidak mungkin dipikul sendiri oleh para pegawai DJP. Butuh bantuan semua pihak termasuk insan pers," ungkapnya.

Acara yang dihadiri oleh para awak media baik Pimpinan Redaksi dan wartawan media cetak, eletronik dan media online wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Subang ini, dihadiri pula oleh para komunitas blogger.

Dipaparkan oleh Angin Prayitno Aji bahwa Direktorat Jenderal Pajak menyadari benar betapa besar peranan para insan pers. Peranan tersebut merupakan amanah yang diemban dan menuntut profesionalisme yang sangat tinggi. Pers tidak berdiri diatas kepentingan tertentu, golongan tertentu atau kelompok tertentu. Pers seharusnya tidak memihak kecuali pada kebenaran.

"Kritik dan saran yang membangun sangat kami perlukan untuk menjadikan Direktorat Jenderal Pajak menjadi penyelenggara administrasi perpajakan kelas dunia," jelasnya. Kepala Bidang P2Humas, Ahmad Zufri menjelaskan bahwa saat ini banyak layanan-layanan terbaru Direktorat Jenderal Pajak yang masih belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.

Oleh karena itu, DJP meminta kepada para insan pers dan komunitas blogger untuk menyebarluaskannya. "Ada layanan e-Filing untuk pelaporan SPT secara online, layanan e-Faktur untuk proses penerbitan faktur pajak secara eletronik dan yang terbaru layanan pembayaran pajak secara online yang disebut e-Biling," lanjutnya.

Acara yang diselingi dengan dialog antara Pajak dan para insan pers tersebut disambut baik oleh para Pimpinan Redaksi yang hadir. Mereka meminta agar acara seperti ini diselenggarakan secara berkala agar terwujud "Pers Sahabat Pajak".

Menurut Ketua PWI Cirebon, Noaly Hariansyah, pers tidak melulu hanya mengangkat dan memblow-up suatu berita menjadi sesuatu yang punya nilai pasar tinggi. "Itu harus dibarengi dengan tanggung jawab dan nurani yang tinggi," ungkapnya.

Dilanjutkan oleh Naoly bahwa, tidak semua berita berakibat positif dan konstruktif bagi masyarakat. Malah bisa berakibat destruktif meki punya nilai pasar yang tinggi.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.