Kesadaran Bayar Pajak Lemah, Tax Ratio RI Terendah

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sigit Priadi Pramudito mengakui tax ratio Indonesia merupakan salah satu yang terendah dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Ia menyebut, Indonesia hanya mampu meraup tax ratio sebesar 11 persen.
"Kalau melihat tax ratio, kita itu hanya 11 persen. Artinya, pajak yang sudah dibayarkan dibandingkan dengan GDP (Gross Domestic Product) kita itu hanya 11 persen," ungkap Sigit, ditemui di Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 40-42, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015) malam.
Ia membandingkan tax ratio yang diperoleh Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara-negara ASEAN seperti Filipina yang memiliki tax ratio sebesar 12 persen, Malaysia 12 persen, dan Singapura yang mencapai hingga 22 persen. Indonesia hanya mampu di atas Myanmar yang memiliki tax ratio sebesar delapan persen. "Kita termasuk yang terendah tax ratio-nya," papar Sigit.
Menurut dia, lemahnya kondisi tax ratio nasional akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak untuk pembangunan di Indonesia. Selain itu, masyarakat Indonesia juga kurang sadar untuk berkontribusi membayar pajak untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
"Karena tidak mungkin negara ini bisa berjalan tanpa bantuan pajak. Apalagi sumbangan pajak kepada pendapatan total negara sekarang ini mencapai 75 persen, selebihnya adalah Bea Cukai, PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) dan penghasilan dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara," sambung Sigit.
Tax ratio yang hanya 11 persen cukup mengganggu pikiran Sigit. Pasalnya, negara menanggung malu akibat reaksi dunia internasional yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tak tahu diri.
"Kontribusi pajak memang sebesar 75 persen, namun dengan tax ratio hanya 11 persen, rasanya cukup memalukan di dunia internasional. Padahal, pembayaran pajak itu untuk membiayai pembangunan infrastruktur, kesejahteraan sosial serta public services," pungkas Sigit.
AHL
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.