Tak Bayar Pajak, Uber Didemo Sopir Taksi

Meksiko - Ratusan sopir taksi di Meksiko turun ke jalan dan melakukan long march. Mereka berulang kali meneriakkan "Uber pergi!" sembari meminta pemerintah kota Meksiko segera memblokir layanan penyedia jasa transportasi online tersebut.

Tak ubahnya dengan beberapa permasalahan di negara lain, para sopir taksi di Meksiko menilai, Uber cs tidak mengikuti aturan yang selama ini diterapkan pada armada taksi reguler, seperti membayar pajak, teregistrasi, dan hukum keselamatan yang berlaku.

"Kami bukannya ingin melawan teknologi. Kami hanya ingin adanya persamaan, kami ingin semuanya mengikuti aturan pajak yang sama dengan apa yang kami patuhi," ujar salah satu perwakilan supir taksi, Eleazar Romero, dikutip detikINET dari The Guardian, Selasa (26/5/2015).

Romero pun meminta maaf, karena akibat aksi unjuk rasa yang ia dan teman-temannya lakukan lalu lintas di kawasan boulevard kota Meksiko jadi tersendat.

Seolah merespons tindakan yang dilakukan oleh para supir taksi tadi, Uber pun kemudian memberikan tumpangan gratis bagi 300.000 penggunanya di Meksiko di hari yang sama. "Jika pemerintah tidak melarang, kami tidak akan berhenti," tulis Uber dalam blog resminya.

Peristiwa unjuk rasa itu sempat mencuat dan menjadi fenomena tersendiri di media sosial. Di Twitter misalnya, hashtag #UberSeQueda yang secara harfiah berarti 'Uber tinggal' ini pun sempat menjadi trending topic teratas di Meksiko. Pun ada yang pro dengan Uber, ada pula yang kontra dengan menulis tweet untuk menyuruh Uber pergi.

Menanggapi fenomena di negaranya, pihak pemerintah Meksiko berencana untuk menggelar diskusi terbuka terkait regulasi layanan tersebut.


(ash/ash)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.