Tingkatkan Pelayanan KPP Pratama Cirebon Kenalkan Privilege Card Tax Payer

Kakanwil DJP Jabar II Angin Prayitno Aji menyerahkan privilege card pada Wajib Pajak

Dalam rangka peningkatan pelayanan kepada wajib pajak, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon membuat terobosan baru dengan cara memberikan kartu privilege pada beberapa wajib pajak tertentu. Keistimewaan bagi wajib pajak pemegang kartu ini adalah dalam melaporkan kewajiban perpajakannya tidak perlu mengantri seperti wajib pajak lainnya saat di Tempat Pelayanan Terpadu.

"Kita memberikan counter tersendiri untuk pemegang kartu privilege," terang Yunus Darmono, Kepala KPP Pratama Cirebon baru-baru ini. "Ini bukan berarti ingin membeda-bedakan para wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya pada saat ada di TPT," lanjutnya.

Yunus melanjutkan bahwa kartu ini diberikan pada wajib pajak yang memiliki kriteria tertentu seperti jumlah pelaporannya, baik SPT Masa maupun pelaporan yang lain yang membutuhkan waktu cukup banyak karena berkas yang dibawanya cukup banyak. Selain itu, Wajib Pajak yang termasuk dalam kategori pembayar terbesar, juga masuk dalam kriteria wajib pajak privilege.

Kartu ini juga diberikan bagi konsultan pajak yang memiliki jumlah klien banyak yang jika ditangani secara biasa, tentunya akan membutuhkan waktu yang cukup lama. “WP yang membawa berkas pelaporan cukup banyak, jika ditangani secara biasa, maka akan menghambat pelayanan untuk WP yang lain. Oleh karena itu, WP tersebut masuk dalam kategori yang diperlakukan khusus,” terangnya.

Menurut Yunus, peningkatan pelayanan dengan penerbitan privilege card ini, selain mempercepat proses pelayanan bagi wajib pajak yang memenuhi kriteria tertentu, juga berhasil memangkas waktu antri dan rata-rata waktu pelayanan secara keseluruhan. “Wajib pajak yang lain juga ikut senang dengan cara ini sebab waktu mereka untuk melaporkan kewajiban perpajakannya jadi lebih cepat,” ujarnya.

Privilege Card diserahkan secara langsung oleh Angin Prayitno Aji, Kepala Kantor Wilayah DJP Jabar II, kepada 50 Wajib Pajak KPP Pratama Cirebon yang termasuk dalam kategori Wajib Pajak Besar. Dalam pesannya, Kepala Kantor Wilayah DJP Jabar II meminta kepada wajib pajak terpilih untuk lebih berperan dalam pembangunan dengan cara melaksanakan kewajibannya secara benar.

“Target penerimaan pajak tahun 2015 ini sangat berat. Kami meminta agar para wajib pajak turut berperan serta demi tercapainya target tersebut,” jelasnya. Ditambahkan oleh Angin bahwa Wajib Pajak disamping tertib dan benar terhadap diri Wajib Pajak sendiri, juga bisa mempengaruhi ketertiban karyawannya dalam melaksanakan kewajiban perpajakan pribadi karyawan.

“Itu peran yang kami harapkan dari para Wajib Pajak Besar ini dalam mengamankan target penerimaan pajak 2015 yang mencapai Rp. 1.295 triliun. Mustahil kami melaksanakan itu sendiri tanpa peran wajib pajak,” tandasnya.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.