TV dan Tas Mewah Bebas Pajak Barang Mewah, Penerimaan Negara Turun Rp800 M

Metrotvnews.com, Jakarta: Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramudito menegaskan aturan mengenai penghapusan objek yang akan dikenakan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) seperti aksesoris perempuan (tas branded), televisi (TV), dan furnitur akan segera keluar.
Payung hukum berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.011/2013 tersebut kata Sigit sudah disetujui oleh Menteri Keuangan untuk direvisi. "Barang mewah sedang kita godok, sudah disetujui (Menkeu) dan sebentar lagi keluar," kata Sigit di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).
Menurut Sigit, penghapusan tersebut efeknya tidak terlalu besar terhadap penurunan penerimaan pajak. "Enggak seberapa, untuk elektronik dan tas mewah sekitar Rp800 miliar," ucapnya.
Pihaknya memandang barang-barang tersebut tidak layak lagi dikategorikan sebagai barang mewah. "TV dan tas sudah enggak mewah lagi," pungkasnya.
WID
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.