Wacana Pengampunan Pajak Belum Final

JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Sigit Priadi Pramudito mengatakan, wacana pengampunan pajak (tax amnesty) masih dalam pembahasan.
Dengan adanya wacana tersebut, nantinya bakal diberikan berupa pidana pajak, pidana umum, dan pidana khusus (special amnesty) kepada para koruptor.
Dia mengatakan, pembahasan tengah dilakukan dalam tahap memintakan pendapat dari berbagai pihak tentang rencana ini. Pembahasan, kata dia, melibatkan Polri, Kejaksaan Agung, KPK, pengamat ekonomi, BPK, Komisi III dan Komisi XI DPR RI.
"Baru ada brainstorming (tax amnesty). Kita baru berkumpul dan sampaikan wacana ini. Kita ingin tahu pendapat mereka bagaimana, dari pakar ekonomi, pengusaha, dan lembaga lain," papar Sigit, di kantornya, Kamis (28/5/2015).

Dia menjelaskan, dalam diskusi muncul ide untuk tidak hanya menghapus sanksi pajaknya, namun lebih kepada penghapusan sanksi pidananya.‎ Kemarin, Sigit bilang, ramai di penegak hukum, karena lebih menarik penghapusan sanksi pidananya, ini harus high level.
Selain diskusi dengan berbagai pihak, wacana tax amnesty akan kembali digodok dengan anggota DPR dan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.
‎"Biar yang memutuskan mereka, apakah DPR akan melakukan inisiatif atau apakah pemerintah. Kita belum tahu, kalau melalui pemerintah berarti Presiden," tandasnya. (fsl)
sumber


Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.