Berantas Narkoba Lewat Jalur Laut, Sita 2 Kg Sabu dari Jaringan Lapas Banceuy

indopos.co.id – Direktorat Bea dan Cukai bersama BNN menggelar operasi di Perairan Teluk Jakarta. Serta di pelabuhan-pelabuhan sekitar Jakarta. Razia digelar sejak 25 hingga 31 Mei 2015. Hasilnya, operasi kerjasama Bea Cukai dan BNN dengan sandi "Camar Hiu" berhasil menggagalkan upaya penyelendupan narkotika. Yakni kristal bening diduga methamphetamine seberat 2,176 Kg. Barang haram tersebut ditaksir senilai Rp 2 Milyar lebih.

Kepala Bea dan Cukai Tanjung Priok Fadjar Donny mengatakan, pencegahan tersebut dapat menyelamatkan 8.704 generasi muda dari bahaya narkoba. "Modus penyelundupan narkoba tersebut yakni disembunyikan di dalam peralatan elektronik. Dalam hal ini berupa perlengkapan CCTV, dibungkus alumunium foil dan plastik bening," ujar Donny, usai upacara penutupan operasi gabungan Camar Hiu, Rabu (3/6).

Terungkapnya kasus tersebut menurutnya, berawal saat pihaknya mendapatkan informasi dari BNN. Bahwa terdapat penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Hasil pengembangan jaringan narkotika internasional, yang ditangani BNN sebelumnya. "Setelah kami lakukan penyisiran diketahui, barang tersebut sudah berada di gudang Tempat Penimbunan Sementara Less Contauner Load barang impor Tanjung Priok," beber Donny.

Adapun narkoba tersebut, disembunyikan dalam housing CCTV. Dengan rincian, 3 pcs CCTV CCD Housing @2 bungkusan hitam (total 6 bungkus dengan berat 1.030 gram). Kemudian 3 pcs CCTV CCD Housing @2 bungkusan hitam (total 6 bungkus dengan berat 1.146 gram). "Barang haram tersebut berdasarkan data manifes pelabuhan berasal dari Hongkong," jelas Donny.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk memerangi narkoba memang, tidak bisa sendiri-sendiri. "Tapi harus bersinergi. Seperti yang dilakukan Bea Cukai dan BNN," pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi mengatakan, pencegahan penyelundupan narkoba berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya. Yakni terkait pengungkapan kasus narkoba di Lapas Banceuy yang dipesan oleh seseorang bernisial AA.

"Data jaringan ini, kita share. Kerjasama ini akan terus dilakukan dan akan kita tingkatkan. Sebab kejahatan narkotika juga ada jaringan dari atas dan bawah. Karena itu, kerjasama antar intansi juga harus dilakukan," pungkasnya. (dai)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.