Dengan Fasilitas Ini, Ekspor-Impor Tak Dikenai Pajak & Cukai

VIVA.co.id - Indonesia telah mengaktivasi fasilitas perdagangan yang menjadi paspor para pengusaha untuk melakukan ekspor impor barang sementara, yang disebut ATA Carnet.

Dengan fasilitas tersebut, pengusaha tidak akan dikenai bea masuk dan pajak. Pengusaha mengklaim fasilitas ini akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia.

"Indonesia telah mengaktivasi ATA Carnet. Semua kegiatan yang bersifat temporer di Indonesia--kalau membutuhkan impor untuk sementara, bisa menghubungi Kadin Indonesia," kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang (Kadin) Indonesia Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Hariyadi Sukamdani, dalam konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Senin 1 Juni 2015.

Hariyadi mengklaim, pemberlakuan ATA Carnet bisa membawa efek positif terhadap perekonomian Indonesia. Fasilitas ini bisa mempermudah kegiatan-kegiatan yang bersifat internasional di Indonesia, seperti pameran dan pembuatan film.

Menurutnya, dengan adanya fasilitas ini, barang-barang keperluan event-event itu bisa dikeluarkan secepatnya dari kepabeanan, sehingga penyelenggaraan acara tidak terganggu.

"(Misalnya) secara pariwisata, kegiatan Sail Bunaken, Papua, dan lain-lain akan menjadi menarik karena pengurusan kepabeanan akan lebih mudah," kata dia.

Hariyadi mengatakan, bahwa para eksportir dan importir wajib mengembalikan barang yang dipasoknya ke negara asalnya kalau acara-acara yang bersangkutan sudah selesai.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.