Deputi Pemberantasan BNN: Penyidik Berhak Memperoleh Premi

indopos.co.id – Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional(BNN), Deddy Fauzi Elhakim mengatakan, penyidik berhak memperoleh premi atau reward sesuai dengan pasal 109 Undang-Undang No.35 Tahun 2009. Pemberian premi sudah diterapkan di instansi Bea dan Cukai.

" Kita akan mendorong penyidik dapat memperoleh premi atau reward," ujar Deddy Elfauzi kepada indopos.co.id usai memberikan materi di Rakor Pemberantasan di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Selasa(16/6).

Ia mengatakan, sejak diberlakukan UU No.35 tahun 2009, penyidik belum pernah memperoleh premi atau reward. Untuk besaran premi bagi penyidik, menurutnya sesuai yang sudah berlaku di instansi Bea dan Cukai.

Ia menambahkan, pada rakor ini pula pihaknya akan menyatukan sikap agar aset rampasan Tindak Pidana Pencucian Uang(TPPU) dari bandar narkoba dapat dialokasikan ke P4GN. Sementara, mekanisme pemanfaatan aset hasil rampasan dari bandar ada dua yakni: aset berupa uang dapat langsung dimasukkan ke dalam kas negara setelah proses hukumnya inkrah.

Sedangkan, rampasan bentuk barang, dapat dilakukan lelang setelah ada putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap. " Yang bertugas mengeksekusi adalah Kejaksaan Agung," ungkapnya.(nas)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.