Direktur Utama PT TTM Disandera Ditjen Pajak

VIVA.co.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Kepolisian dan Ditjen Pemasyarakatan KemenkumHAM, menyandera (gijzeling) seorang penanggung pajak berinisial TJ.

Diketahui TJ disandera karena menunggak pajak sebesar Rp1,2 miliar.

"TJ ini merupakan penanggung pajak PT TTM, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha industri barang jadi tekstil untuk keperluan rumah tangga," kata Catur Rini Wodosari, Kakanwil Ditjen Pajak Banten, di Rutan Salemba, Selasa 30 Juni 2015.

Rini mengatakan, saat ini TJ disandera di Rutan Salemba sejak Senin 29 Juni 2015.

Dia menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2000, penyanderaan adalah pengekangan sementara waktu kebebasan penanggung pajak dengan menempatkannya di tempat tertentu.

Penyanderaan hanya dapat dilakukan terhadap penanggung pajak yang mempunyai utang pajak sekurang-kurangnya Rp100 juta dan diragukan itikad baiknya dalam melunasi utang pajak.

Penyanderaan dilakukan paling lama enam bulan dan dapat diperpanjang untuk selama-lamanya enam bulan serta dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penyanderaan yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KKP) setelah mendapat izin tertulis dari Menteri Keuangan atau Gubernur.

Penanggung pajak yang disandera dapat dilepaskan, apablia utang pajak dan biaya penagihan pajak telah dibayar lunas, jangka waktu yang ditetapkan dalam Surat Perintah Penyanderaan telah terpenuhi, berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, atau berdasarkan pertimbangan tertentu Menteri Keuangan/Gubernur.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.