Ditjen Pajak : Tax Amnesty Hal Biasa di Internasional

JAKARTA - Rencana pemberian tax amnesty (pengampunan pajak) yang saat ini menjadi kontroversial di Indonesia disebut merupakan hal yang biasa dalam dunia Internasional. Pasalnya, progran tax amnesty sudah dilakukan di 31 negara di dunia.

Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak Poltak Maruli John Liberty Hutagaol menyatakan, tax amnesty nantinya dibatasi untuk repatriasi dana luar negeri. Sehingga, diharapkan dana tersebut akan masuk kembali ke dalam negeri.

"Program seperti ini sudah dilakukan 31 negara di dunia. Australia, Portugal dan sebagainya. Apa yang kita sampaikan ke masyarakat rencana ini sebenarnya suatu yang biasa di dunia internasional," ujar John di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Dia mengatakan, ada sekira Rp4.000 triliun dana Warga Negara Indonesia (WNI) yang parkir di Singapura. Belum lagi yang ada di negara-negara lainnya seperti Makau, Swiss, dan sebagainya.

"Seandainya dana tadi masuk ke sistem ekonomi kita tentu sangat membantu ekonomi kita. Makanya kita batasi repatriasi dana luar negeri," jelas dia.

Selain itu, John mengatakan, tax amnesty juga berguna untuk meningkatkan penerimaan pajak. Seperti yang diketahui, target penerimaan pajak pada 2015 meningkat 30 persen lebih dibanding realisasi tahun sebelumnya.

Dengan adanya tebusan yang disyaratkan pihak Ditjen Pajak untuk mengampuni wajib pajak yang memarkir uangnya di luar negeri sekira 10 hingga 15 persen, John mengatakan ada potensi Rp100 triliun yang dapat masuk ke dalam penerimaan pajak.

Sayangnya, rencana tax amnesty tersebut menuai protes banyak pihak. Sebab, bukan hanya mengampuni pajak yang terutang, tetapi pembebasan pidana juga diberikan. Sehingga, para koruptor dan penjahat jasa keuangan lainnya disinyalir mendapat manfaat dari kebijakan tersebut.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.