Ditjen Pajak Tengah Godok Pengganti Perdirjen Pajak Barang Sangat Mewah

Jakarta - Setelah Peraturan Direktur Jenderal Pajak (Perdirjen) mengenai batasan harga asli (harga tunai) barang mewah yang dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas barang sangat mewah menjadi lebih kecil melalui Perdirjen Nomor 19/PJ/2015 sempat diterbitkan, kini Perdirjen tersebut akan direvisi. Revisi tersebut akan dibuat seperti yang ditentukan dalam Peraturan Menteri Keuangan yang merupakan induk dari perdirjen.

"Sedang diproses Perdirjen pengganti Perdirjen 19/PJ/2015," ungkap Direktur Pelayanan Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak di Jakarta, Senin (15/6).

Mekar menuturkan, Ditjen Pajak tengah menggodok hal-hal yang akan diubah, salah satunya harga tunai yang termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas barang mewah (PPnBM). Sayangnya, Mekar tidak menjelaskan lebih rinci. Pihaknya mengungkapkan, pengganti perdirjen akan dikeluarkan dalam satu-dua minggu ke depan.

Sebagai informasi, bila mengacu dalam Perdirjen Nomor 19/2015, pasal 2 menyebutkan, barang yang tergolong sangat mewah untuk rumah dan tanah serta apartemen adalah harga dasar, yaitu harga tunai yang termasuk PPN dan PPnBM. Dengan demikian, harga tersebut dikurangi PPN bertarif 10 persen, dan PPNBM bertarif 20 persen maka harga asli properti minimal yang dipungut PPh Pasal 22 menjadi sebesar Rp 3,85 miliar.

Adapun Perdirjen tersebut merupakan turunan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90/PMK.03/2015 tentang Wajib Pajak Tertentu sebagai Pemungut PPh dari Pembeli atas Penjualan Barang yang Tergolong Sangat Mewah. PMK Nomor 90 mengatur, enam jenis barang yang tergolong sangat mewah yang dipungut PPh Pasal 22. Salah satunya, yaitu properti berupa rumah dan tanahnya, serta apartemen dengan batasan harga jual (harga tunai) minimal masing-masing Rp 5 miliar.

Investor Daily

Margye J Waisapy/AF

Investor Daily

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.