Dua Pengemplang Pajak di Surabaya Disandera

Indopos.co.id– Tindakan tegas kembali diambil Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Ditjen Pemasyarakatan, hari ini (4/6) Ditjen Pajak menyandera (gijzeling) dua pengemplang pajak berinisial FA dan S.

FA merupakan penanggung pajak PT BMJ yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Malang Utara, mempunyai utang pajak Rp 4 miliar, sedangkan S, penanggung pajak yang terdaftar di KPP Pratama Malang Selatan dengan total utang pajak Rp 1,3 miliar.

"Saat ini keduanya disandera di lembaga pemasyarakatan klas I A Lowokwaru Kota Malang," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Mekar Satria Utama.

Tindakan penyanderaan dilakukan sebagai upaya terakhir dari serangkaian tindakan penagihan aktif yang dilakukan terhadap para penunggak pajak.

Ia menjabarkan, berdasarkan UU No 19/1997 tentang Penagihan Pajak dengan surat paksa sebagaimana diubah terakhir dengan UU No 19/2000, penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, menjual barang yang telah disita.

Pages: 1 2

Iklan Bawah 336×280

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.