Enam Tengkorak Gagal Diselundupkan ke Amsterdam dan Australia

TANGERANG - Upaya penyelundupan enam buah tengkorak ke Amsterdam dan Australia berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta). Tengkorak yang akan diselundupkan itu dikemas dalam panci.

Kepala Bea Cukai Bandara Soetta, Okto Irianto, mengatakan, terbongkarnya upaya penyelundupan enam tengkorak manusia itu berkat kejelian petugas dalam memeriksa paket kiriman melalui Pos. "Itu terjadi di gudang eksport JAS Cargo Bandara Soetta pada 3 Februari dan 30 Maret 2015," terangnya.

Paket pertama yang hendak dikirim ke Amsterdam itu dikemas dalam empat panci aluminium dengan alamat pengirim dari Surabaya. "Paket itu setelah diperiksa dalam panci berisi empat tengkorak manusia," tegas Okto.

Temuan kedua pada 30 Maret di gudang Ekspor Garuda dengan pengirim dari Bali. Paket ini diberitahukan sebagai craft shell, clay dan statue. Karena petugas curiga akhirnya diperiksa dan ternyata berisi dua tengkorak manusia.

Sementara itu Kepala Sub Direkorat Cagar Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Widiarti. mengatakan, tengkorak manusia itu diduga berasal dari Suku Dayak yang dilarang untuk diperjual-belikan karena termasuk cagar budaya.

Pasal 68 UU Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya menyebutkan cagar budaya baik seluruh maupun bagian-bagiannya hanya dapat dibawa ke luar wilayah Indonesia untuk kepentingan penelitian, promosi budaya, dan pameran. Setiap orang dilarang membawa cagar budaya kecuali izin menteri yang menyelenggarkan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan.

"Pelakunya sesuai Undang-undang diancam penjara enam bulan hingga 10 tahun dan denda Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar. Hingga kini pelaku pengiriman tengkorak belum berhasil dilacak karena petugas kesulitan melacak pengirimnya," terang Okto didampingi widiarti.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.