Kanwil DJP Jawa Tengah II Sosialisasikan Pajak untuk Hotel dan Restoran Surakarta

Seperti kita ketahui bersama, Kota Surakarta merupakan salah satu destinasi wisata yang memukau di indonesia. Mewarisi pusat budaya jawa masa lampau, Kota Surakarta juga menawarkan berbagai aktivitas mulai sekedar berbelanja di pasar-pasar tradisional yang menjajakan berbagai macam kerajinan hingga batik, mencicipi beragam jajanan tradisional khas jawa, menikmati budaya mulai seni tari hingga musik dan sandiwara, napak tilas sejarah kejayaan kerajaan mataram islam lewat Keraton Surakarta dan Keraton Mangkunegaran atau sekedar nostalgia jalan-jalan ke kampung batik kuno Laweyan, Kauman, serta mengendarai “kereta klutuk” Jaladara.

Mengingat besarnya potensi tersebut, pemerintah kota surakarta bersama masyarakat setempat menggagas agenda kegiatan yang menonjolkan budaya asli daerah untuk mendorong peningkatan pariwisata di kota surakarta. Salah satunya dengan mencanangkan semboyan Spirit Of Java.

Gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah kota bekerja dengan masyarakat setempat demi mewujudkan semboyan Spirit Of Java ternyata menuai tanggapan positif. Sejak tahun 2013 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Surakarta meningkat. Peningkatan jumlah wisatawan turut berimbas pada peningkatan jumlah penginapan di Kota Surakarta.

Berdasarkan data Badan Promosi dan Pariwisata Indonesia Surakarta (BPPIS) tahun 2014 tercatat kenaikan jumlah hotel berbintang sebesar 180 persen. Menangkap peluang tersebut, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II Surakarta dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta bekerjasama dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta mengadakan sosialisasi perpajakan bagi pengusaha restoran dan perhotelan pada hari Rabu, 6 Mei 2015.

Jalannya Sosialisasi Acara dimulai pada pukul 09.30 ditandai dengan sambutan dari Sekertaris Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta, Basid Burhanudin. Dalam sambutannya, Basid berpesan agar sebagai warga negara kita menyadari kewajiban kita sebagai wajib pajak.

Pajak bukanlah momok yang menakutkan, dan janganlah menganggap kewajiban tersebut sebagai beban. Basid kembali mengingatkan agar peserta kegiatan tersebut mencermati sosialisasi, aktif bertanya apabila ada yang kurang jelas, dan menyampaikan segala keluhan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan.

Pada akhir sambutannya, tak lupa Basid mengucapkan terimakasih kepada Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II dengan terselenggaranya acara ini.

Selanjutnya, mewakili Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jawa Tengah II Surakarta, Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen, Minarjo mengatakan bahwa peran pajak kian hari kian vital, mulai dari subsidi, menciptakan suasana aman, sampai pembangunan infrastruktur.

Mengerti peran penting pajak tersebut, diharapkan tergugah kesadaran wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakanny. Pada akhir sambutannya Minarjo berpesan agar peserta mencermati sosialisasi yang disampaikan. Sehingga dalam melaksanakan kewajibannya nanti wajib pajak tidak akan menemui kendala.

Hadir sebagai narasumber pada sosialisasi tersebut Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Surakarta yaitu Suratman. Kesempatan itu dimanfaatkan Ratman, panggilan Suratman, untuk menerangkan aspek-aspek perpajakan yang terkait dengan usaha perhotelan dan restoran.

Pada akhir pemaparan Ratman memandu peserta untuk berlatih menghitung sendiri pajak-pajak yang terutang. Tidak sekedar mendengarkan, ternyata peserta juga aktif dalam bertanya. Masing-masing peserta bertanya mengenai prosedur dan tata cara pelaporan pajak usahanya.

Tidak hanya sekedar lapor nihil atau membayar seadanya namun dengan sosialisasi kali ini peserta berharap mengerti dan memahami mekanisme penghitungan, penyetoran, dan pelaporan kewajiban perpajakannya. Kegiatan diakhiri pada pukul 12.00 ditandai dengan azan dzuhur.

Sebelum menutup acara Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil Djp Jawa Tengah II, Minarjo, berpesan semoga dengan kegiatan semacam ini kesadaran masyarakat khususnya wajib pajak dapat meningkat, kesadaran tersebut dibuktikan lewat partisipasinya dalam membayar pajak.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.