Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Gelar Tax Gathering Tahun 2015

Setelah mengadakan acara Tax Gathering yang dikemas dalam bentuk Dialog dengan Wajib Pajak sektor Asuransi dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) pada tanggal 3 Juni 2015, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar kembali mengadakan acara yang sama pada tanggal 8 Juni 2015.

Pada kesempatan kali ini, yang diundang sebagai peserta Dialog dengan Direktorat Jenderal Pajak adalah para Wajib Pajak yang bergerak di sektor industri Makanan, Minuman, dan Kimia. Adapun peranan penerimaan pajak dari sektor makanan dan minuman adalah 5 persen dan kimia adalah 6% dari total penerimaan pajak untuk Kanwil DJP Wajib Pajak Besar.

Secara nasional, pada tahun 2014 peranan penerimaan pajak dari sektor kimia mencapai 47.5 persen dari total penerimaan pajak dari sektor kimia secara nasional. Sementara itu, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mempunyai peranan 40.13% dari sektor makanan dan minuman terhadap jumlah secara nasional. Hal ini menunjukkan bahwa peranan Wajib Pajak diharapkan bisa meningkat lebih besar lagi apabila Wajib Pajak bersedia untuk patuh secara sukarela.

Para Wajib Pajak yang diundang dalam acara kali ini adalah para Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Wajib Pajak Besar Dua dan KPP Wajib Pajak Besar Tiga. Beberapa undangan yang hadir adalah para Direktur dan pengurus yang mewakili perusahaan makanan dan minuman serta kimia yang besar seperti Unilever, Multi Bintang, Coca Cola, Kimia Farma, Pupuk Sriwidjaja Palembang dan sebagainya. 

Acara Dialog dibuka oleh Direktur Peraturan Perpajakan II , Poltak Maruli John Liberty Hutagaol, mewakili Direktur Jenderal Pajak yang berhalangan hadir. Selama Dialog berlangsung, diskusi dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Peni Hirjanto. Turut hadir perwakilan dari Direktorat Peraturan Perpajakan I dan II untuk memberikan informasi serta jawaban atas pertanyaan para undangan. 

Acara Dialog bersama Wajib Pajak ini sangat penting mengingat banyaknya permasalahan yang terjadi di lapangan terkait dengan perpajakan. Terdapat kebijakan implementasi e-Faktur dalam waktu dekat, pengurangan/penghapusan sanksi perpajakan sampai dengan wacana Tax Amnesty yang sudah banyak beredar.

Pergerakan yang begitu cepat dari Direktorat Jenderal Pajak akhirnya menyebabkan banyak Wajib Pajak yang belum sepenuhnya paham mengenai hak dan kewajibannya. Acara Dialog ini akhirnya menjembatani hal-hal yang menjadi permasalahan bagi Wajib Pajak dengan para pejabat di Direktorat Jenderal Pajak yang mempunyai jawaban atas segala permasalahan tersebut.

Rencananya Kanwil DJP Wajib Pajak Besar akan menyelenggarakan lagi kegiatan semacam ini untuk sektor industri lain yang mempunyai potensi yang besar untuk pencapaian penerimaan pajak.

Semoga dengan diadakannya acara dialog ini, Wajib Pajak dapat menyampaikan segala pertanyaan, usulan, kritikan bahkan masukan untuk perbaikan di masa depan, khususnya terkait dengan peraturan dan kebijakan yang bisa meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dan pada akhirnya target penerimaan pajak tahun ini dapat tercapai, karena #PajakMilikBersama


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.