Komisi XI Minta Remunerasi Pegawai Pajak & Bea Cukai Ditambah

JAKARTA - Komisi XI DPR RI mengimbau kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan remunerasi pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di RAPBN 2016. Selain itu, DPR juga akan memberikan kompensasi bagi aparat Ditjen Bea dan Cukai.

Anggota Komisi XI DPR, M Misbakhun, mengatakan remunerasi merupakan langkah yang penting diberikan kepada para aparat Direktorat Pajak tersebut. Pasalnya, DJP berperan cukup krusal bagi pengelolaan pemasukan negara.

"Saya berharap, karena mereka bertanggung jawab ke penerimaan negara, perlu ditambah ke Bea Cukai. Karena kedua ditjen itu sama-sama menjadi tulang punggung penerimaan negara," ungkap Misbakhun di Komisi XI DPR,Jakarta,Rabu (10/6/2015).

Lebih lanjut dia menjelaskan,anggaran remunerasi yang diperuntukkan bagi pegawai Ditjen Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai itu penting dialokasikan dalam RAPBN 2016. "Kalau bisa remunerasi mereka juga ditambah. Di samping yang umum, kalau bisa ada penghargaan lebih karena tugas mereka berat," imbuh dia.

Menurutnya, diperlukan dorongan dari pemerintah untuk menyempurnakan penggunaan informasi teknologi (IT) perpajakan. Mengingat, belum memadainya teknologi IT pajak yang digunakan sejauh ini. karena ia melihat tak ada yang istimewa dengan IT pajak.

"Saya mendorong ada program teknologi informasi untuk perpajakan. Saya ingin program terkait IT, tak boleh standar tapi harus maju,karena jika dilihat tak ada yang istimewa dengan IT pajak," tandasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.