KPP Pratama Tanjung Pandan Sita Aset Penunggak Pajak

Pemasangan plakat DISITA pada tanah milik Wajib Pajak oleh Jurusita Pajak

CV BTI dengan direkturnya bernama AY merupakan Wajib Pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung Pandan. Pada tanggal 30 Oktober 2007, KPP Pratama Tanjung Pandan melakukan pemeriksaan terhadap CV BTI untuk Tahun Pajak 2009 dan 2010 sehingga terbitlah beberapa ketetapan pajak dengan total Rp 3.155.065.000,- yang sampai dengan tanggal jatuh tempo pelunasan Wajib Pajak tidak juga melakukan pelunasan atas hutang pajaknya.

Setelah lewat jatuh tempo pelunasan Seksi Penagihan mengirimkan Surat Teguran kepada Wajib Pajak. Namun dengan surat teguran tersebut wajib pajak masih juga tidak melunasi hutang pajaknya, maka Seksi Penagihan melalui Jurusita Pajak mulai melaksanakan tindakan penagihan aktif yaitu penyampaian Surat Paksa yang disampaikan kepada Penanggung Pajak dari CV BTI yaitu AY selaku Direktur.

Setelah beberapa kali dilakukan konseling oleh Seksi Penagihan kepada Penanggung Pajak agar segera melunasi hutang pajaknya, Penanggung Pajak tetap tidak melunasi hutang pajaknya, sehingga Jurusita Pajak melakukan tindakan penagihan aktif selanjutnya yaitu Penyitaan atas barang-barang milik Wajib Pajak.

Jurusita Pajak melakukan penelusuran atas barang-barang milik Wajib Pajak yang dapat disita (asset tracing). Kemudian pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2015 Jurusita Pajak melakukan Penyitaan atas aset Wajib Pajak berupa Tanah dan Bangunan dengan luas tanah  ± 35.542 m² yang terletak di Dusun Perawas II Desa Buluh Tumbang, Belitung.

Dengan didampingi oleh Kanwil DJP Sumsel dan Babel, Pihak Kepolisian, Perangkat Desa setempat dan dihadiri oleh AY selaku Penanggung Pajak beserta Kuasa Hukumnya.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.