Mulai Apartemen Sampai Yatch Masih Kena Pajak Barang Mewah

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan daftar barang-barang yang bakal dihapuskan dari Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

Namun demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Kantor Pusat DJP, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2015) menyebutkan beberapa kelompok barang yang masih menjadi objek dari pengenaan PPnBM yakni di antaranya yakni:

1. Hunian mewah seperti properti, apartemen.
2. Pesawat, balon udara.
3. Kapal pesiar dan yatch.
4. Senjata api seperti peluru dan pistol.

Menurut Bambang, hal ini karena barang-barang tersebut hanya dikonsumsi oleh kelompok masyarakat yang berpenghasilan sangat tinggi serta penerimaan pajaknya selama ini cukup efektif karena relatif mudah pengawasannya.

"Itu hanya dikonsumsi oleh kelompok yang sangat kaya," ujar Bambang.

Lebih lanjut, terkait properti, kata Bambang, memang masih dikenakan PPnBM. Namun, dirinya mengakui sedang mengkaji kembali besaran dan nilai yang layak, di mana kiranya bisa bebas dari PPnBM.

"Properti kalau aturannya belum diubah maka sesuai dengan yang ada, kita memang akan mengubah tapi enggak sekarang, itu harus keluar Peraturan Pemerintah (PP)," jelasnya.
AHL

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.